Memaknai kembali arti BerHijab :D

Hal Hal yang Tidak Akan Dilakukan Lagi di Hari Hari Kedepan

Dr. Bao,pengisi guest lecturing di kampus saya mengatakan "The most important thing is not how much experience we got,but the ability to reflect those experience is the most important".
Benar sekali kalau sekarang kita mungkin sudah banyak mengalami lika liku kehidupan. Sudah banyak pengalaman yang kita dapatkan. Namun,apakah dengan pengalaman tersebut kita sudah mampu mengambil pelajaran dari nya? Hanya anda yg mampu menjawab.
berikut,saya pun juga akan mencoba merefleksi perjalanan hidup selama ini. Dan kali ini saya akan merumuskan hal hal yang tidak akan saya lakukan lagi di waktu yg akan datang.
1. Saya tidak akan sekamar lagi dengan dua orang atau lebih. Yah,ternyata saya mempunyai privasi yg tinggi. Bagi saya,kamar ada me time dan me place. Tempat saya istirahat. Tempat saya utk egois. Tempat saya utk apatis. Tempat semau gue. Jadi,ketika sekamar berdua,maka saya akan tidak mempedulikanya. Namun,hal ini tidak berlaku utk suami..hihihi.
2. Grusah grusuh. Kelak, ketika saya hendak mengambil suatu keputusan, saya harus benar benar memertimbangkan segalanya utk jangka waktu pendek dan jangka waktu yang panjang. Fikirkan pula bagaimama nanti cara mengakhiri apa yg sudah kamu putuskan. baca baik baik tentang keputusan yang akan kamu ambil. Usahakan kamu tidak menyesal dikemudian hari.
3. Ceroboh. Saya akan memulai utk teliti dalam segala hal. Pastikan kendaraan motor terkunci dengan baik. Dengarkan tiap orang ngomong,kalau perlu dicatat. Baca sekali lagi sebelum email dikirim. Tenang dalam menjawab soal yang ada di depan mata.
4. Under estimate. Ketika bertemu dengan orang asing,saya boleh utk menilai apapaun tentangnya,asalkam jangan yg satu ini,under estimate.
Dan,demikian. Semoga saya mampu mengingat ingat nasehat utk diri sendiri ini.

Untuk Tumbuh,Kita Perlu Berpindah dan Layu


 
Tahun baru 2015,saya memiliki waktu libur selama sepekan. Waktu yang berharga tersebut,saya manfaatkan sebagai "me time" banget. Saya lebih banyak menghabiskannya dengan melakukan aktifitas dirumah,salah satunya adalah bertanam.
Entah zat apa yang disuntikkan kedalam tubuhku waktu itu,tertiba selama sepekan itu kesenangan saya utk bertanam mencapai level 9/10.
Saya membersihkan tanaman tanaman yang mengamggu. Saya menata ulang pot pot yang berserakan. Dan tentunya saya pun menaman kembali tanamam tanamam yang perlu untuk dikembangbiakkan.
Seumur umur saya tidak pernah sesemangat itu. Sampai sampai saya mau merogoh dompet saya untuk membeli beberapa pot bunga dan membeli beberapa tanaman hias yang baru.
Dan,semangat saya ternyata menular. Paling ga menular ke bapak saya yang menyaksikan aktifitas bertanam saya.
Wujud menular itu adalah,bapak mengambil beberapa tanamam keningkir dari sawah utk ditanam di halaman depan. Karena bapak senang sekali daun keningkir. Memang sih,saya membuat lahan sedikit utk menanam tanaman apotek hidup dan beberapa jenis sayuran,makanya bapak menyisipkan sayuran keningkir utk ditanam.
Dan saya pun menanamnya. Dimulai di pagi hari,dan berakhir menjelang mahgrib. Alhamdulilah.
Keesokan harinya saya bangun pagi pagi dan langsung melihat tanaman tanaman saya yang baru.
"Lah,koq layu semua he pak?",ujar saya ke bapak.
"Yo emang ngono. Sesok yo nek ora alum",jawab bapak.
Hmm..taman saya kelihatan tidak begitu indah karena tanaman tanaman baru ditanam,layu semua.
"Hey,jangan mati yak",bincang saya dengan mereka.
Dihari berikutnya,saya mengecek tanaman tanamann itu lagi. Dan hey,,surprise...mereka kelihatan begitu segar dan tegak berdiri. Aaah...saya sangat senang.
Sesaat saya berfikir tentang hidup. Sepertinya kehidupan para tanaman ini juga sama dengan kehidupan saya sebagai manusia.
Awalnya,tanaman keningkir itu berada disawah,dan tak terurus dan tak termanfaatkan. Kemudian oleh bapak saya dipindah di pekarangan rumah supaya bisa dipetik sewaktu waktu utk dimakan. Begitu pula dengan hidup,terkadang, utk menjadi pribadi yang lebib berharga,kita perlu utk berpindah dari kota satu ke kota yang lain. Entah utk bekerja atau menimba ilmu. Kalau hanya ditempat saja,maka kebermanfaatan kita tak akan terlihat karena orang orang yang disekitar kita tidak membutuhkan apa yang kita punya.
Kedua,tanaman keningkir tadi mengalami masa layu ketika dipindah tempat. Yah,kita pun juga. ketika kita meninggalkan kampung kita,maka satu atau tiga bulan kedepan akan menjadi saat saat berat dalam proses yang namanya adaptasi. kita akan nampak sedih dan mungkin tidak bahagia. Namun,hal itu sungguh manusiawi. All begining is difficult,but there is always a beginning. Tak apa,bersabarlah,dan kuatkan kesabaranmu.
Yah,dengan begitu kita akan tumbuh. Kita akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bermanfaat lagi.

Pujian

Jika Abu Bakar dipuji oleh seseorang,dia akan mengatakan,"Ya Allah,Engkau lebih tau tentang diriku daripada aku dan aku lebih tau dari mereka. Ya Allah,jadikanlah aku lebih baik daripada yang mereka duga. Ampunilah aku dari apa yang mereka tidak ketahui. janganlah kau siksa aku karena perkataan mereka terhadapku". Tarikh Al khulafa hal 41.

25Facts about me

pengenalan diri katanya menjadi suatu hal yang sangat fundamental dalam hidup ini. Seorang yang mampu mengenali siapa dirinya,kelemahan dan kelebihanya,maka dia akan menjadi manusia yang sukses. Dan mengenali diri merupakan usaha untuk mengenali siapa Tuhan diri itu sendiri.

Well,here we are. Mengikuti tren senter yang melambung akhir akhir ini,maka saya pun juga akan ikut ikutan utk membuatnya. Hah? berarti lu follower dunk? bebek? Aaarrrg...biarin aja,follower dalam hal kebaikan kan tak apa kan..

Dan,ke-25 fakta tentang diri saya adalah sebagai berikut:
1. Mempunyai masalah dengan jerawat sejak ditakdirkan puber dan sampai umur 25 ini.

2. Pelupa nama orang.Namun sok berlagak tau namanya.

3. Susah move on. Pernah bertahan sampe sewindu,ga mau ganti ganti.Termasuk merk pasta gigi.

4. Suka beli baju. tapi nek beli baju pasti ga pernah pas dan cocok.

5. Tidak suka berisik. Kalau ada yang berisik langsung dijadikan musuh bebuyutan.

6. Pernah berbisnis. Jualan kaos kaki,gamis,snack dengan sistem door to door.

7. Sangat takut sama ulat. Pas SD pernah dilemparin ulat di rok,dan rokmya langsung dilepas.

8. Suka ngorbanin harga diri demi apa yg diingini. Pernah sksd sama wakil rektor 1 utk meminta surat rekomendasi pertukaran pelajar.

9. Pernah pacaran sekali.

10. Pernah mendapat nilai matematika 90,dan itu hanya sekali.

11. Kalau dilarang,maka akan semakin melawan. Dilarang makan,malah makan ga mau berhenti.

12. Sok mulia. padahal sebenernya juga mulia.kwkwkkw

13. Punya keinginan nikah di tahun 2014,namun belum terlaksana.

14. Miskin,tapi masih aja suka makan ditempat tempat mahal. Gaya.

15. Pernah naik kora kora sekali. Dan tidak akan mengulanginya.

16. Pernah disuruh berdiri di depan kelas krena tidak hafal alkana alkuna di pelajaran kimia.

17. Hal terbodoh yg pernah dilakukan adalah memberikan humbergar kepada dosen yang marah.

18. Pintar memasak. Keahlianya telah diakui oleh lebih dr 10 orang.

19. Pernah diet di kelas 2 smp dan berhasil menurunkan berat badan sebanyak 10kg.

20. Nilai cpns tahun 2014 adalah di bawah passing grade.

21. Sangat suka makan bebakaran.

22. Pernah naik gunung sebanyak dua kali dan mendaki gunung yang sama:merbabu

23. Akan marah ketika laper,belum mandi,dan pusing.

24. Pekerja keras. Namun sifat itu hanya ada di detik detik sebelum masa datang bulan akan menjemput.

25. Pernah bercita cita menjadi pramugari. hihihi

Tentang Bapak Presiden

Pada tahun 2014 lalu, saya, warga Indonesia mempunyai hak sebagai warga negara Indonesia untuk memilih calon presiden dan calon wakil presiden yang akan memimpin Indonesia selama lima tahun kedepan. Ada dua pasangan calon yang diusung, yakni yang bernomor dua adalah pasangan Prabowo Subiakto dan Hatta Rajasa. Yang bernomor dua adalah pasangan Jokowi dan Yusuf Kalla.
 
Manakah yang saya pilih? Yup, sebelum memilih, maka saya melakukan sedikit research tentang kedua calon tersebut dan visi misi dan dibawakanya. Dan, saya menjatuhkan pilihan pada pasagan calon no 1 yang akhirnya tidak terpilih. 

Sedih. Karena saya tau bapak Jokowi yang sejatinya adalah orang baik baik dimanfaatkan oleh ketua partainya untuk melaksanakan visi misi yang dipakai oleh partai tersebut.yang tentunya visi misi tersebut tidak banyak sinkron dengan visi misi agama yang saya anut.
Sosok Jokowi, pada waktu pemilihan sangat dielu elukan oleh masyarakat sebagai sosok ratu adil, sebagai sosok satrio piningit yang akan membawa revolusi mental ke arah yang lebih baik. 

Namun kenyataannya apakah yang terjadi saat ini? Pertama, di saat harga minyak dunia turun sampai mencapai harga 50ribu perbarel (langka), maka harga minyak bersubsidi naik setinggi tingginya. Namun, pada kurun waktu setelah kenaikan harga itu diputuskan, harga minyak diturunkan. Hag hag, namun kalau difikir fikir, meskipun turun, harganya pun tetap naik dari yang semula. Dan, dengan keadaan yang parah ini, masyarakat tetap adem ayem saja. Karena tidak ada media yang mengeksposenya. Kedua, beberapa hari yang lalu saya membaca tentang penggunaan hak pregrogratif presiden memilih Kapolri Budi Gunawan yang mana menjadi tersangka kasus korupsi. Ketiga, tidak ada pengangkatan cpns selama lima tahun kedepan.

Hah, saya bingung dengan beliau bapak Presiden kami yang baru. Kenapa bapak begitu jahatnya kepada kami masyarakat Indoensia. Kenapa bapak tidak memilih pemimpin kapolri yang baik. Kenapa bapak manut manut saja diperalat oleh partai yang mengusung bapak?

Bapak, kenapa bapak seperti itu?
Saya sebenarnya adalah orang yang tidak begitu memperhatikan masalah birokrasi pemerintah. Namun, saking kebangetenya fakta fakta yang ada, dan membuatnya menjadi uneg uneg di batin saya, maka saya ikut angkat bicara Pak. 

Bapak, semoga bapak senantiasa diberikan kekuatan untuk menyuarakan kebenaran dari lubuk hati bapak yang paling dalam. 

Bapak, semoga hidayah senantiasa diberikan kepada kita semua tiap waktu.

Antara Cinta dan Komitment

Ahad,10 Januari 2015

Terhenyak saya terfikirkan antara dua hal ini,yakni cinta dan komitment. Hipotesis saya mungkin keduanya haruslah berjalan beriringan utk mewujudkan hubungan yang harmonis. Namun bisa juga salah satu dari keduanya adalah hal yang paling penting di dalam sebuah hubungan.

sebelumnya,marilah kita bersama menyamakan presepsi bahwa cinta disini bisa dalam konteks pertemanan,kekasih dan keluarga.

Saya akan mencoba membuat kesimpulanya melalui kisah hidup yang saya alami. Dulu,saya sempat mempunyai teman dekat,seorang laki laki bernama Muhtarom (nama samaran). Dia termasuk org dalam imaginasi saya yg saya doakan utk pertemuan denganya. Baru sekali bertemu,kami sudah merasa sangat cocok dan akrab sehingga kami memutuskan menjalin hubungan yang bernama "pacaran". Yah,kami salinh mencintai. Kami menyatakanya kepada satu sama lain,meskipun tidak kepada khalayak ramai. Waktu berlalu,cinta saya kepadanya semakin bertambah. Namun, tak tau pula denganya. Sampai pada akhirnya dia memutuskan utk menikah,namun tidak dengan saya. Dan, saya yakin sampai sekarang kita masih salinh menyayangi. Kami dl tidak ada komitment mungkin,sehingga hubungan kami berakhir begitu saja.

Kisah kedua. Saya mempunyai teman bernama Tessi. Sikap dia awal awalnya tidak saya sukai,malahan saya sempat berkali kali sakir hati denganya. Namun,meskipun demikian,saya sudah memutuskan utk menjadikan dia sebagai sahabat saya yang harus saya jaga keberadaanya. Dan,alhamdulilah bertambah hari,hubungan kami tambah akrab di tahun yang ke 7,5 ini.

Dari pengalaman saya diatas,saya menyimpulkan bahwa komitmentlah yang menjadi bekal awal dalam sebuah hubungan. Komitment bersama untuk saling menyayangi dan mengasihi.  Komitment antara dua belah pihak utk saling bertumbuh menjadi manusia yang lebih baik.